Scroll to top

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, UPT PPSAA Nganjuk Dinsos Jatim Adakan Worskhop Pengasuhan Anak bagi Pegawai | UNIT PELAKSANA TEKNIS

Dipublikasi pada 14 Januari 2022

NGANJUK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (UPT PPSAA) Nganjuk Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada anak asuh.

Berkaitan dengan hal itu, upaya-upaya peningkatan kualitas pun terus dilakukan. Di antaranya, dengan mengadakan workshop bagi pegawai UPT PPSAA Nganjuk bertemakan "Peran Pengasuh dan Lingkungan terhadap Perkembangan Anak.”

Kegiatan yang dilaksanakan Jumat (14/1/2022) siang di aula UPT PPSAA Nganjuk, Jalan Veteran Nomor 47, Nganjuk ini diikuti semua pegawai UPT. Hadir sebagai narasumber, Riza Wahyuni SPsi MSi, psikolog klinis dan forensik yang juga Satgas PPA Jatim.

Kepala UPT PPSAA Nganjuk, Prasetyo Adi Widodo SSos MSi saat membuka kegiatan mengatakan, workshop ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di UPT PPSAA Nganjuk. 

“Sangat perlu adanya materi untuk memberikan tambahan pengetahuan kita terkait pengasuhan anak, maka hari ini kita mendatangkan psikolog untuk membahas peran pengasuh dan lingkungan terhadap perkembangan anak di UPT PPSAA Nganjuk," ujarnya.

Selanjutnya, narasumber kegiatan memaparkan tentang latar belakang psikologi anak. Dia memberikan contoh-contoh kasus kenakalan anak dan mengungkapkan bahwa Jatim termasuk salah satu provinsi dengan angka kasus kenakalan anak yang tinggi.

“Orang tua harus melakukan pendekatan dari hati agar anak mau mendengarkan perkataan orang tua. Orang tua juga perlu memberikan pemahaman dan mengajarkan kepada anaknya tentang anggota tubuhnya sejak usia dini, terutama anak perempuan bahwa anggota tubuhnya tidak boleh disentuh oleh siapapun karena perempuan sangat rawan dengan pelecehan seksual,” terangnya. 

Riza menambahkan, orang tua harus menekankan kepada anak bahwa bagian tubuh anak hanya boleh disentuh orang lain saat ada kebutuhan mendesak saja, misalnya oleh tenaga medis saat sakit, atau oleh penjahit saat mengukur baju.

Selanjutnya, Riza mengatakan bahwa orang tua harus mendampingi dan mengajarkan kepada anak bahwa anak perlu dididik dengan baik agar memiliki kesehatan fisik dan mental.

“Dengan memiliki kesehatan mental, anak-anak akan memiliki mental yang kuat, empati, rasa kasih sayang, bisa menerima kekecewaan dan belajar dari kekecewaan untuk memperbaiki kehidupan di masa mendatang, serta berani menghadapi masalah,” urainya. (rie/ul)





  • Alamat

    Jl. Gayung Kebonsari No.56b, Gayungan, Kec. Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur 60235

  • Fax

    -
  • Total Pengunjung

    52777
  • Telepon

    031-8290794
  • Email

    dinsosjatim56b@jatimprov.go.id
© 2020, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
All right reserved.