Profil Album Foto Agenda Kegiatan Berita UPT Pilih UPT Home

UPT REHAB SOS Anak Nakal & Korban NAPZA Surabaya


  • Alamat :
    Jl. Balongsari Dalam No.1 Surabaya dan Jl Dukuh Kupang Timur No.12a/1

  • Sasaran :
    Anak Nakal dan Korban NAPZA

  • Jumlah Pegawai :
    55 Orang

  • Kapasitas :
    140 Orang

  • Telp :
    (031) 7405256 / (031) 5668080

  • Uraian :
    kenakalan anak dan remaja sudah meningkat dari segi kualitas dan kuantitas kenakalan anak dan remaja bukan saja hanya merokok, melawan orang tua, bolos sekolah,keluyuran, berkelahi tawuran atau mencuri saja namun telah merambah kepada kenakalan yang intensitas dan tingkat kriminalitas tinggi sepertimemalak / mengompas berjudi, narkoba ( miras, ganja, obat-obatan, akstasi, shabu,putau ) , bahkan memperkosa , merampok serta membunuh, bagi pencandu Napza , jika tidak memiliki uang atau kere mereka bisa menggunakan bahan atau zat adiktif lainya yang memiliki efek seolah-olah serupa dengan Napza desebut diatas . bagi kalangan ekonimi lemah mereka mengkonsumsi kecubung, mengisap lem perekat sepatu thiner ,spidol bahkan mencampuradukanberbagi bahan adiktif itu menjadi satu, dan tidak jarang mengakibatkan OD ( over dosis ). penyalahagunaan Narkotika , Psikoterapi dan zat adiktif lainnya ( NAPZA ) merupakan masalah sosial yang cukup mencemaskanbagi kehidupan generasi muda di Indonesia bukan lagi sebagai permasalahan domestik tetapi menjadi permasalahaninternal, karena adanya keterkaitan pelaku dengan jaringan narkoba internasional jumlah korban pun semakin besar implikasi dari semua ini adalah rusaknya masa depan korban karena berbagi gangguan fungsiorganik, biologis dan sosial, berdasarkan data dari bagian penyusunan dan program Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, jumlah korban Napza di Jawa Timur tahun 2008 berjumlah 15.057, sedangkan di tahun 2009 turun menjadi 13.484. keberadaan UPT ANKN dimaksudkan untuk mengantisipasi, mengatasi dan memecahkan salah satu permasalahan sosial yaitu korban penyalahgunaan Narkotika atau obat-obatan terlarang /berbahaya maupun pernah kecanduan minum keras /alkohol di Jawa Timur.

  • Sasaran Layanan :
    - Anak Berperilaku Nakal : Minum Minuman Keras, Mencuri Dalam Lingkungan Keluarga, Berjudi, Keluyuran, Berkelahi / Tawuran, Melawan Orangtua, Mengganggu Lingkungan, Bolos Sekolah, Mencuri dan Mengompas
    - Korban / Ketergantungan NAPZA , untuk anak remaja ( laki-laki ) berumur 14 s/d 18 tahun

  • Daya Tampung :
    180 Klien Yang Dibagi Sebagai Berikut : - 100 klien untuk korban NAPZA ( Per Tahun ) - 80 klien untuk Anak Nakal, Terbagi Dalam Dua Angkatan (^ Angkatan I : Bulan Januari s/d Bulan Juni, ^ Angkatan II : Bulan Juli s/d Desember )

  • Bentuk Layanan :
    Merehabilitasi Kenakalan Remaja dan Eks Penyalagunaan NAPZA Didalam Panti
    diberikan bekal ketrampilan sesuai yang menjadi minat anak-anak itu sendiri

  • Prosedur Layanan :
    Untuk Anak Nakal :
    1. Pendekatan Awal : Orientasi dan Konsultasi, Identifikasi, Motivasi, Seleksi dan Case Conference
    2. Tahap Penerimaan : Registrasi,Pengungkapan Masalah,Penempatan pada Program dan Pengasramaan
    3. Assesmen : Penggalian Bakat/Minat dan Potensi
    4. Bimbingan dan Pelayanan Sosial : Bimbingan Fisik / Kesehatan , Bimbingan Mental dan Psikologi, Bimbingan Sosial, Bimbingan Ketrampilan, Bimbingan Kewirausahaan, Bimbingan Individual, Bimbingan Kelompok dan Penyiapan Lingkungan
    5. Tahap Resosialisasi
    6. Tahap Pembinaan Lanjut
    7. Terminasi

    Untuk Korban NAPZA :
    1. Tahap Pendekatan Awal : Orientasi dan Konsultasi, Identifikasi, Motivasi dan Seleksi
    2. Tahap Penerimaan : Wawancara Identitas, Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan Penunjang
    3. Tahap Detoksifikasi
    4. Tahap Pra Rehab : Pengenalan Program, Perbaikan Kondisi Fisik, Out bond, Pengenalan Program Pencegahan Kekambuhan
    5. Tahap Assesment / Vokasional
    6. Tahap Pembinaan dan Bimbingan
    7. Tahap Re Sosialisasi / Re Integrasi
    8. Tahap Penyaluran dan Pembinaan Lanjut
    9. Tahap Terminasi

  • Jangka Waktu Layanan :
    - Untuk Anak Nakal : Satu Tahun Dua Angkatan (@ 6 Bulan ) - Untuk Korban NAPZA : Satu Tahun

  • Output :
    1. Klien tidak lagi melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma yang berlaku dimasyarakat.
    2. Sudah mempunyai kemampuan dan kemauan untuk memotivasi diri dan menolak melakukan perbuatan yang melanggar hukum
    3. Sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial secara wajar, baik dilingkungan keluarga maupun masyarakat
    4. Dapat menyelesaikan pendidikan formal atau menguasai ketrampilan yang dapat dijadikan modal untuk mendapatkan pekerjaan atau penghasilan
    5. Klien minimal dapat mempertahankan kepulihannya dan tidak mengkonsumsi Napza kembali