Tim JSC Dinsos Jatim, Jangkau Lansia Sebatang Kara di Kab. Kediri Featured

09 Oct 2017
113 times

Jumat, 29 September 2017 tim JSC (Jatim Social Care) Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri melakukan crosceck berita yang ditulis oleh Margharetshintatri dalam akun instagramnya.

Pernyataannya mengatakan bahwa”Mbah Katinem hidup sendirian, setiap hari hanya mengumpulkan kayu dari Ds. Jabang RT 08 RW 07 Kras-Kediri.

Tim JSC UPR RSBL Kediri yang diwakili oleh Wignyo, Suroto dan Winda melakukan koordinasi dengan Kelurahan Jabang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri yang diwakili oleh Kepala Dusun Bapak M. Suyanto.

Dalam penggalian data, ditemukan warga dengan nama Mbah Katinem tinggal di Desa Jabang RT. 018 RW. 007, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Selama ini hidup seorang diri di dalam rumah yang telah dibangun oleh Koramil dalam program Bedah Rumah.

Namun dalam kehidupannya, mbah Katinem masih dalam pantauan anak angkatnya yang bernama WARSITO.

Warsito tinggal dan bekerja di Surabaya, namun secara rutin minimal seminggu sekali, beliau pulang mengunjungi mbah Katinem.

Pak Warsito juga menitipkan uang kepada bapak Wasis selaku ketua RT. 018, untuk kebutuhan sehari-hari mbah Katinem.

Untuk makan beliau juga memasrahkan kepada tetangganya agar dikirimi sayur setiap harinya, tentunya dengan diberikan biaya yang memadai oleh anak angkatnya tersebut.

Data selanjutnya diperoleh bahwa kayukayu yang ada di depan rumah mbah Katinem merupakan kayu kiriman dari orang.

Kayu tersebut untuk dijual oleh mbah Katinem. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesibukan kepada beliau agar tidak bosan di rumah sendirian.

Pada saat fisiknya masih kuat mbah Katinem termasuk orang yang tidak bisa berdiam diri. Menurut pak Wasis selaku ketua RT mengatakan bahwa beliau rajin bekerja sebagai tukang masak acara hajatan yang dipanggil dari rumah-ke rumah.

Hal ini bertentangan dengan pernyataan Margharetshintatri bahwa setiap hari mbah Katinem mengumpulkan kayu, faktanya mbah Katinem dikirimi kayu oleh seseorang, untuk mengisi waktu luang.

Untuk penanganan warga tidak mampu, aparat Desa Jabang juga sangat aktif. Kepedulian terhadap warga miskin sangat bagus. Dengan penyaluran program bantuan pemerintah kepada pihak atau warga yang benar-benar membutuhkan.

Hal ini terbukti dengan program bedah rumah yang diterima oleh mbah katinem, kemudian bantuan raskin juga rutin didapatnya, santunan lansia tidak luput dari aparat desa setempat. Kepedulian desa terhadap warganya perlu diberikan apresiasi.

TIM JSC juga menawarkan kepada beliau untuk tinggal di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Blitar Asrama Tulungagung di Tulungagung yang khusus memberikan pelayanan kepada lansia, untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik. Dengan tawaran tersebut mbah Katinem menyetujui untuk tinggal di panti, namun masih menunggu persetujuan dari bapak Warsito selaku anak angkatnya.

 

Penulis: Winda Dwi Wijayanti, S.Sos Pekerja Sosial fungsional di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Terwujudnya Peningkatan Taraf Kesejahteraan Sosial Penyandang Masalah Sosial Melalui Usaha Bersama Pemerintah dan Masyarakat.

Photo Gallery