TAGANA Jatim Sabet Gelar Juara Umum Jambore Tingkat Nasional Thn 2016 Featured

19 Sep 2016
1342 times

Kontingen Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jatim berhasil menjadi juara umum dalam Jambore Nasional Tagana di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta 6-9 Desember. Tim Jatim berhasil menjuarai empat jenis perlombaan tentang kebencanaan.
Kepala Bidang Data, Informasi, dan Komunikasi Tagana Jatim, Ibrahim Dasilva, Rabu (8/12) mengatakan, empat jenis perlombaan yang dimenangkan meliputi lomba penyediaan dapur umum, manajemen penanggulangan bencana, horizontall rescue, dan pusdalop atau teknik komunikasi di lokasi bencana.
Dikatakannya, saat berangkat ke Jakarta, kontingen Jatim sebelumnya tidak sempat latihan. Pasalnya selama beberapa minggu sebagian besar anggotanya diperbantukan di Gunung Merapi untuk membantu kegiatan evakuasi. “Sehari pulang dari Yogjakarta, kami langsung berangkat ke Jakarta,” katanya.
Meski tidak sempat latihan, sebagian besar anggota optimistis akan menjuarai beberapa jenis perlombaan. Kebiasaan melakukan evakuasi dan kesiapsiagaan di daerah-daerah rawan bencana, menjadi bekal utama untuk menjuarai Jambore ini.
Tahun ini adalah juara umum ketiga kalinya yang diraih. Sebelumnya, pada tahun 2006 dan 2008 kontingen Jatim telah berhasil menjadi juara umum. “Pada tahun 2009, kami gagal menjadi juara umum karena dimenangkan kontingen asal Jawa Barat,” katanya.
Pada Jambore tahun ini, Jatim hanya mengirimkan 30 pasukan. Dari jumlah tersebut 10 pasukan diberangkatkan lebih awal. Kesepuluh pasukan mengikuti pembekalan tentang materi kebencanaan, yakni bekal menjadi tim khusus. “Tim ini nantinya akan menjadi pasukan reaksi cepat atau pasukan inti di tiap-tiap Tagana provinsi,” katanya.
Kegiatan Jambore ini adalah sebagai rangkaian peringatn Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2010. Setiap tahunnya kegiatan ini rutin dilakukan untuk meningkatkan materi kebencanaan yang dimiliki oleh pasukan Tagana.
Jambore ini dimaksudkan untuk menegaskan kembali peran dan fungsi Tagana sebagai relawan penanggulangan bencana yang berbasis masyarakat. Selain itu, sekaligus dapat meningkatkan kemampuan personil dan memperkuat jaringan secara sistematis dan terpadu.
Jatim saat ini memiliki 1.410 pasukan Tagana yang tersebar di 38 kabupaten/kota. Meliputi Kota Surabaya 278 orang, Kabupaten Malang 150 orang, Kabupaten Pasuruan 98 orang, Kota Batu 50 orang, Sumenep 62 orang, Ponorogo 64 orang, dan Sidoarjo 98 orang.
Tagana adalah tenaga inti Kementerian Sosial yang menjadi ‘leading sector’ dalam penanganan bencana. Kemampuan dan keterampilan Tagana perlu terus ditingkatkan. Melalui Jambore tersebut, pemerintah berusaha memiliki pasukan khusus yang terampil menangani korban gempa, banjir, longsor, dan lainnya. (jal)

Sumber

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Terwujudnya Peningkatan Taraf Kesejahteraan Sosial Penyandang Masalah Sosial Melalui Usaha Bersama Pemerintah dan Masyarakat.

Photo Gallery