57

Dr Alwi, M.Hum

Terbiasa Jadi Khatib Shalat Jumat

Ada suasana yang beda dari pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Al-Ikhwan di lingkungan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim, awal Januari lalu. Itu karena khatib Jumat yang tampil di hari itu bukan penceramah yang terjadwal seperti biasanya, melainkan Kadinsos Jatim, Dr Alwi MHum.

Pejabat yang definitif sebagai Kadinsos sejak 2 Januari lalu ini pun terlihat tak canggung saat menyampaikan materi khotbah. Termasuk materi yang ia tekankan tentang 4 prinsip kehidupan, yakni, keimanan, amal sholeh, saling mengingatkan tentang kebenaran dan kesabaran.

“Karena momentumnya tahun baru, ya penekananannya tentang empat prinsip kehidupan itu,” kata Alwi kala itu.

Bagi mantan Kepala Bakorwil Pamekasan ini, menjadi khatib Jumat ternyata bukan merupakan hal baru. Sebab, profesi sebagai penceramah itu telah ia jalani sejak ia masih muda, tepatnya selepas lulus dari Fakultas Syariah IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Bahkan saat berkarier sebagai ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan ia telah menjadi khatib tetap di Masjid Agung Pamekasan.

Kini, setelah resmi sebagai Kadinsos Jatim, Alwi pun terbiasa memotivasi anak buahnya. Salah satunya, ia selalu menekankan kepada jajarannya akan perlunya kerja kreatif, inovatif dan peka.

Penekanan itu ia sampaikan pertama kali saat apel hari pertama masuk kerja Kamis (2/1/2020). Penekanan yang kedua ia sampaikan esok harinya, saat rapat dengan semua jajaran pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Dinsos dan UPT.

“Saat ini kerja baik saja itu belum cukup. Tapi perlu juga menguasai tupoksi, regulasi dan penguasaan situasi,” sarannya.

Penguasaan situasi itulah yang ia sebut dengan peka. Misalnya, kalau situasi sekarang lagi marak bencana banjir, kira-kira langkah apa yang harus cepat diambil.

“Yang penting, lakukan pekerjaan sesegera mungkin, dan jangan tunda pekerjaan. Karena sekarang ini, kata kita hidup di era yang butuh kecepatan dan ketepatan,” pesannya. (yus)

Related Comments