33

Kunjungi Lokasi Banjir Bondowoso, Khofifah Tinjau Dapur Umum Tagana

Rasa lelah anggota Tagana Dinas Sosial Provinsi Jatim seakan hilang ketika Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dapur umum yang didirikan Tagana di Lapangan Hasanuddin Desa Sempol, Kec. Ijen, Bondowoso, Kamis (30/1/2020). Orang nomor satu di Jatim itu juga melakukan santap siang bersama dengan Forkopimda dan Tagana dalam suasana yang akrab.

Pada Rabu (29/1/2020), dua desa di wilayah Kecamatan Ijen, yakni Desa Sempol dan Kalisat dilanda banjir bandang. Banjir terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dengan lokasi kejadian di Desa Sempol dan Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso. Banjir bandang surut pada pukul 16.30 WIB, namun meninggalkan banyak material lumpur, kayu, dan batang pohon di jalan-jalan desa.

Pendirian dapur umum yang dilakukan Tim Tagana ini disiapkan untuk membantu kebutuhan logistik masyarakat terdampak dan tim relawan yang sedang melakukan proses pembersihan pasca banjir.
Dalam sehari, Tagana gabungan dari Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi ini menyiapkan nasi bungkus sebanyak 3000 bungkus untuk kebutuhan sarapan pagi, dan makan siang hingga masyarakat sudah bisa beraktivitas normal.

Dinsos Jatim juga menyerahkan bantuan sejumlah peralatan dan paket sembako kepada warga terdampak senilai Rp 161,8 juta yang diserahkan Kadinsos Jatim, Alwi. Peralatan itu di antaranya berupa tenda gulung, food ware, mie instan, makanan anak, tenda serbaguna, peralatan dapur tagana, kasur, dan 100 paket sembako.
Sementara itu, dalam kunjungannya Khofifah didampingi Kepala Dinas Sosial Alwi, Kalaksa BPBD Suban Wahyudiono, Kepala Biro Kessos Hudiyono dan sejumlah Kepala OPD terkait. Sesampai di lokasi, orang nomor satu di Jatim itu langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk bergerak cepat menangani bencana tersebut.

“Saya koordinasi langsung dengan Bupati Bondowoso dan meminta kepada BPBD dan OPD terkait bergerak cepat sambil  koordinasi dengan OPD kabupaten Bondowoso untuk mengatasi segala hal yang disebabkan akibat banjir bandang dengan menyiagakan tim selama 24 jam penuh. Saya juga turun langsung pagi ini memastikan proses penanganan pasca banjir bandang ini,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara BPBD Jatim, warga terdampak pada desa Kalisat sebanyak 2.028 jiwa dan Desa Sempol sebanyak 1.996 jiwa. Rumah terkena lumpur dan tidak ada korban jiwa dalam banjir bandang tersebut.
Khofifah menjelaskan, saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kab. Bondowoso, Polsek, Dinas Kesehatan Bondowoso, Koramil dan agen bencana telah melakukan pendataan, evakuasi dan penanganan darurat. Mereka juga melakukan pembersihan jalan menggunakan alat berat.

“Warga terdampak mengungsi di rumah tetangga/saudara yang lebih aman. Berbagai elemen instansi pemerintah, TNI, POLRI, dan relawan  bergotong royong membersihkan lingkungan yang terdampak banjir bandang,” jelas mantan Menteri Sosial RI ini. (ul)

Related Comments